Selasa, 05 Agustus 2025

Proxmox Debian 12

 



Proxmox adalah platform virtualisasi open-source berbasis Debian Linux yang digunakan untuk menjalankan dan mengelola mesin virtual (VM) serta container (CT) secara efisien. Proxmox memiliki dua komponen utama:

  • Proxmox VE (Virtual Environment): Untuk virtualisasi server.
  • Proxmox Mail Gateway: Untuk keamanan email (anti-spam & anti-virus).

Langkah²
1. Pilih "Create new"


2. Masukan iso proxmox kalian
3. Pilih linux
4. Next saja


5.Untuk adaptor ubah menjadi bridge dan centang 


6. Lalu Finish


7. Scroll lalu Next


8. Pilih Indonesia dan waktu jakarta


9. Buat kata sandi dan email bebas


10. Cek apakah sudah benar IP Dll nya, jika benar lalu Next


11. Install dan tunggu
 


12. Jika sudah selesai login menggunakan root dan password tadi


13. Setting interfaces kalian dengan settingan dhcp lalu restart, ketik "ip a" Untuk melihat ip nya dan buka di chrome


14. Login root dan password tadi


15.Install debian 12 di template


16. Jika sudah kalian close


17. Lalu create LXC dan masukan hostname bebas dan password nya


18. Klik finish


19. Pindah ke Console dan masukan root dan password kalian, lalu setting ssh "nano /etc/ssh/sshd_config"


21. Hapus pagar permit login dan ubah menjadi yes

22.Coba remote proxmox kalian lewat cmd, jika sudah masuk kalian "ping 8.8.8.8" 





Sekian

Jumat, 01 Agustus 2025

Virtualmin Debian 11

 


Virtualmin adalah panel kontrol hosting open source yang memungkinkan pengguna untuk membuat dan mengelola banyak virtual host (domain atau website) dalam satu server, mirip dengan cPanel tapi gratis (untuk versi GPL).


Fungsi Virtualmin:
1. Manajemen Virtual Server (Domain/Website)
2. Manajemen Email
3. Keamanan Server
4. Manajemen Database

Langkah² :

1. ubah settingan vmbox dengan jaringan/network ke NAT dan Bridge adapter


2. Ketik "nano /etc/network/interfaces" lalu Konfigurasi seperti gambar dibawah ini Jika sudah reset network interfaces pada debian dengan perintah "/etc/init.d/networking restart"


3. Setting repository sesuai dengan kebutuhan, setting repository dengan perintah "nano /etc/apt/sources.list", jika sudah update dan upgrade untuk update repository dengan perintah "apt-get update" dan ketik "apt-get upgrade"


4.Selanjutnya install virtualmin dengan perintah 
"wget http://software.virtualmin.com/gpl/scripts/install.sh". lalu "chmod +x install.sh", Kemudian lakukan penginstalan "./install.sh".




5.Selanjutnya pergi ke web browser dan ketik ip kalian untuk mengecek. contoh : "192.168. 1.111:10000". Jika tampilan sudah seperti dibawah ini maka sudah berhasil



6.Login halaman virtualmin kalian, dan klik "Create Virtual Server". Konfigurasi seperti dibawah ini (usahakan nama domain tidak sama dengan virtual). Kemudian "Create Server"


7.  Klik "self-signed SSL certificate" untuk melengkapi data.



9.Kemudian instal file joomla. kalian bisa menginstall di web joomla.org
Selanjutnya masukkan file joomla kalian ke virtualmin, klik "file manager - file - upload - pilih file joomla yang sudah kalian install - upload "


10. Lalu extrack file joomla dan lalu masuk ke domain kalian

11.Jika sudah berhasil, maka akan muncul instalasi joomla. Lengkapi data data tersebut untuk melanjutkan instalasi.


12. Jika sudah selesai tersetting lalu kalian coba masuk ke domain kalian 




Sekian -

Rabu, 23 Juli 2025

ISP Config Debian 10

 


Pengertian ISPConfig:

ISPConfig adalah sebuah kontrol panel open-source berbasis web yang digunakan untuk mengelola server hosting berbasis Linux, seperti Ubuntu, Debian, dan CentOS. ISPConfig memungkinkan pengguna (baik admin, reseller, maupun pengguna akhir) untuk mengelola layanan web, email, DNS, FTP, dan database dengan antarmuka yang mudah digunakan.


Dikembangkan oleh proyek open-source, ISPConfig mendukung konfigurasi multi-server, sehingga dapat digunakan untuk mengelola lebih dari satu server dari satu panel.


Fungsi ISPConfig:

1. Membagi hak akses antara admin, reseller, dan client

2. Membuat dan mengelola database MySQL atau MariaDB

3. Mengatur DNS zone seperti A, MX, CNAME, dan TXT record

4. Membuat akun email (POP3, IMAP, SMTP)

5. Mengelola domain dan subdomain

6. Menambahkan website baru

7. Mengatur Virtual Host Apache atau Nginx


Langkah²

1. Ubah network kalian di adapter 1 ganti dengan "NAT"

2. Ketik "nano /etc/network/interfaces" lalu Konfigurasi seperti gambar dibawah ini Jika sudah reset network interfaces pada debian dengan perintah "/etc/init.d/networking restart"

3. Setting repository seperti ini, setting repository dengan perintah "nano /etc/apt/sources.list" Lalu update dan upgrade untuk update repository dengan perintah "apt-get update" dan ketik "apt-get upgrade"



4. ketika sudah di update dan berhasil maka install masterzip dengan perintah "wget

https://github.com/servisys/ispconfig_setup/archive/master.zip"






5. Jika sudah ter install maka install unzip untuk mengekstrak nya dengan perintah "apt install unzip" Lalu ketik "unzip master.zip"



6. Masuk direktori dibawah dengan mengetik "cd ispconfig_setup-master" dan install dengan perintah "./install.sh" Dan ketik "Y"

Lalu Enter
7. Enter juga


8. Enter


9. Enter


10. Enter


11. Pilih "No" Lalu enter


12. Enter

13. Enter

14. Enter

15. Enter

16. Masukan negara anda

17. Masukan provinsi anda

18. Masukan kota anda

19. Organisasi anda

20. Sama seperti yang atas



21. Lalu tunggu hingga muncul password dan user admin



22. Lalu ganti ip kalian


23. Buka chrome dan masukan ip kalian dengan tambahan ":8080" Seperti "192.168:8080" Jika muncul berarti sudah berhasil 


Sekian-

Installasi & Konfigurasi OwnCloud

  APA ITU OWNCLOUD ? OwnCloud adalah  perangkat lunak open-source  yang digunakan untuk membuat layanan  cloud storage pribadi . Fungsinya m...